Dalam Islam, Hijab adalah pakaian wajib yang digunakan oleh para wanita muslim. Selain sebagai bentuk identitas sebagai seorang muslimah, hijab juga digunakan sebagai pelindung diri. Seperti yang dijelaskan dalam QS. Al-Ahzab: 59, “Wahai Nabi, katakanlah kepada
istri-istri, anak-anak perempuan dan istri-istri orang Mukmin,
‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.’ Yang
demikian itu supaya mereka mudah dikenali, oleh sebab itu mereka tidak
diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha Penyayang.”
Hallo, aku mau cerita sedikit alasan kenapa aku bisa senyaman ini hingga sekarang menggunakan Hijab. Aku berasal dari lingkungan keluarga dengan pemahaman agama yang baik, alhamdulillah. Orang tua ku sendiri, ngga pernah memaksa untuk "harus" menggunakan Hijab. Meski pada akhirnya, mereka memutuskan untuk mendaftarkan ku di sekolah khusus islam, sebagai salah satu bentuk awal agar aku lebih mengenal islam dan kewajiban ku sebagai seorang muslimah (baca : Menggunakan Hijab). Masuk di sekolah islam, yang mengharuskan semua siswanya untuk wajib menggunakan hijab, mau ngga mau hal itupun membuat aku jadi terbiasa menggunakan hijab sejak usia 12 tahun . Dan dengan berhijab, aku sendiri bisa matahin stigma buruk orang-orang yang beranggapan "kalau pake hijab nanti dapet temennya yang ngga asik" siapa bilang? Semua pada dasarnya balik lagi kembali ke diri masing-masing, kita hidup di lingkungan dengan jutaan ras,suku,adat,agama, dan segala macam hal yang berbeda. Sudah seharusnya, kita lah yang harus bisa bersosialisasi dengan baik, menjalin hubungan silaturahmi dan kekeluargaan antar sesama, tidak membeda-bedakan. Sedikit cerita, aku sendiri bangga karena punya lingkungan pertemanan dari berbeda latar belakang,dan negara yang berbeda. Yang lebih membanggakan adalah, ketika belum lama ini salah satu pria yang ceritanya pernah ku tuliskan dalam blog ku, memberitahu ku, bahwa ia sekarang sudah menjadi mualaf. Awal mengenal pria tersebut, atau aku biasa memanggilnya dengan panggilan "Lato" (tenang,itu bukan nama yang sebenarnya) sudah setahun yang lalu, bermula dari dirinya yang penasaran tentang benda yang selalu ku pakai, yang maksud dirinya adalah hijab. Sejak saat itu, Lato mulai banyak menanyakan mengenai "kenapa perempuan muslim harus mengenakan hijab" dan segala hal keingin tahuannya mengenai islam.
Hijab juga bukan penghalang buat suatu keinginan. Kesibukan aku sebagai mahasiswi Psikologi dan penulis saat ini membuat aku jadi belajar banyak tentang banyak hal, bertemu dengan banyak orang-orang yang punya jabatan dan status yang cukup baik, status dalam artian cukup dikenal maksudnya. Hijab lah yang membawa aku mendapat banyak hoki, dapet penghargaan sebagai Penulis Naskah Cerita Terbaik,sempat Terpilih untuk mengikuti beasiswa pertukaran pelajar (meski pada akhirnya failed) and etc.
Hijab juga memberikan banyak manfaat, 1. laki-laki akan segan untuk menggoda/mengganggu wanita dan hal ini sudah dibuktikan dalam sebuah survey. 2. menaati perintah agama dan jadi lebih dekat dengan Allah. 3. Mencegah Sengatan Sinar matahari (dalam segi kesehatan) selengkapnya bisa search di google. Dan masih banyak lagi. Semoga bermanaat Hijab Story kali ini :).
Jadi,tunggu apa lagi buat ngga mulai menggunakan hijab ;)
sumber http://manfaat.co.id/manfaat-menggunakan-jilbab
Selasa, 22 September 2015
Minggu, 19 Juli 2015
The Cheese Stories Part 1
Tak ada yang tahu, bagaimana proses sebuah rasa benci bisa berubah menjadi
kagum.
Malam itu, rasanya seperti asing. Sudah berapa lama tak
bertemu? Dua tahun? Empat tahun? Atau.... ah sudahlah, rasanya waktu sudah
terlalu lama tidak mempertemukan aku dengan pria yang dahulu hanya ku kenal
sebagai sosok pria kecil yang menyebalkan, entah sejak kapan sosok nya berubah
menjadi pria bertubuh tinggi yang tampan dan menyenangkan. Bahkan, jauh lebih
menyenangkan dirinya yang sekarang, dibanding beberapa tahun silam. Ohiya,
perkenalkan. Aku Sheya, mahasiswi yang jatuh cinta pada dunia sastra, sayangnya
justru tercemplung masuk dalam jurusan seni. Tak apalah, karena lewat seni lah
aku justru bertemu dengan- Nya. Pertemuan yang tak pernah ku duga sebelumnya,
justru mengantarkan ku menjadi dekat dan
bahkan lebih dekat dengannya. Aku justru merasakan sesuatu yang berbeda
mengaliri aliran darah ku, entahlah aroma parfum khas jeruknya terus terusan
menyeruak, seolah seperti memaksa ku untuk mengingatnya. Baskara Alfio, pria
yang biasa disapa dengan panggilan Fio, kini telah berubah menjadi sosok pria
dewasa yang tampan, dengan postur tubuh yang tinggi dan bentuk badan yang cukup
atletis (tapi tidak berlebihan), dan sudah pasti dua lesum di kedua pipinya
yang dapat menyita banyak perhatian khususnya para wanita. Entah sejak kapan,
sosoknya benar benar membuat ku terkejut.
*****
Jika banyak orang yang mengatakan, bukan kah tak ada
salahnya jika wanita terlebih dahulu menyatakan perasaannya kepada pria?
Itung-itung sebagai salah satu bentuk emansipasi wanita. Sialnya, kalimat
seperti itu tak berlaku pada ku. Gengsi ku yang terlalu besar dan rasa malu ku
mengalahkan perasaan suka ku pada nya. Sepertinya, memang Tuhan mentakdirkan ku
hanya menjadi secret admirernya, tak lebih. Sekalipun aku bisa merasa lebih
dekat dengannya, itupun karena Fio yang menghubungi ku duluan, dan membicarakan
banyak tentang segala hal yang berhubungan dengan seni ataupun sastra.
Pembicaraan itu juga berlangsung sudah sekitar dua tahun lalu kalo tidak salah.
Sejak saat itu, sampai sekarang aku sendiri justru tak pernah tahu bagaimana
kabarnya. Kesibukan ku memaksa ku untuk lupa akan dirinya, mungkin memang lebih
baik seperti itu.
****
Malam ini aku sibuk melihat beberapa barang antik di
sebuah pameran di salah satu mall di daerah Jakarta. Keadaan yang sangat ramai,
membuat ku tak begitu memerhatikan
keadaan di sekelilingku dengan baik, tak begitu memerhatikan orang-orang yang
lalu lalang di hadapan ku dengan seksama.
“Shey?” aku menolehkan pandangan ku pada sumber suara yag memanggil ku.
“ Ha... hay” kataku dengan gugup,dengan sebuah seyum yang kurasa sedikit
memaksa. Jelas saja, semua rasa bercampur jadi satu. Kaget, senang, rindu,
semua terkumpul.
“ sendiri? Atau sama...”
“ Selalu sendiri hehehe “
Kerumunan orang yang begitu ramai, membuat Fio menarik tubuh ku untuk
keluar dari tempat itu. menggandeng tangan ku, seolah mengisaratkan ku untuk mengikuti langkah
kakinya.dan malam ini, rasanya aku seperti merasakan sesuatu yang hilang sudah
kembali. Seperti rasa sesak yang tak bisa ku jelaskan, beruntungnya sesak ku
bisa terobati dengan kehadiran nya. Sepertinya Fio memang memberikan udara
segar terendiri untuk ku.
Untuk ku yang sudah terlalu lama menahan rindu, tersimpan di bagian
terdalam hatiku. Kini, rindu itu bisa menguap dengan mudah seiring kehadirannya
saat ini. dan untuk mu pria kecil yang menyebalkan dahulu, telah berubah
menjadi sosok pria yang diam-diam mampu mengambil sebagian isi kepala ku, untuk
mengingatnya. Tentang sebuah keju yang menjadi hal favoritmu, semoga saja, Aku
juga menjadi bagian yang akan membuat mu memfavoritkan diriku. –Sheya Ananda
Senin, 08 Juni 2015
Appearance In Hijab
Hijab adalah salah satu hal yang wajib dikenakan untuk wanita muslimah. Hijab, bukan hanya sekedar menjadi simbol sebagai wanita muslim, tapi hijab juga sudah menjadi trend fashion tersendiri saat ini.
banyaknya wanita muslimah yang sudah menggunakan hijab memberikan angin segar bagi para designer muda untuk terus menghasilkan berbagai trend mode fashion muslimah terbaru. Bagi para muslimah yang baru menggunakan hijab, mungkin masih bingung. Bagaimana caranya mix and match berpenampilan dalam berhijab dengan beberapa pakaian yang sudah dimiliki waktu sebelum menggunakan hijab.
and this is mix and match " Appearance In Hijab "
penampilan dalam berhijab, tidak sekedar harus terlihat rapi. sopan dan modis juga diperlukan. semoga bisa menginspirasi dalam berpenampilan menggunakan hijab :) .
sumber by https://instagram.com/hijabootdindo/
banyaknya wanita muslimah yang sudah menggunakan hijab memberikan angin segar bagi para designer muda untuk terus menghasilkan berbagai trend mode fashion muslimah terbaru. Bagi para muslimah yang baru menggunakan hijab, mungkin masih bingung. Bagaimana caranya mix and match berpenampilan dalam berhijab dengan beberapa pakaian yang sudah dimiliki waktu sebelum menggunakan hijab.
and this is mix and match " Appearance In Hijab "
| |||||||
| @addeputri |
![]() |
@dewiintanl |
![]() |
@nenadellen |
sumber by https://instagram.com/hijabootdindo/
Jumat, 19 September 2014
Minggu, 25 Mei 2014
The Second Love From The London Eye
Aku menarik selimut ku yang mulai turun jatuh ke lantai. Membiarkannya menghangatkan tubuh mungil ku ini. Tik…tik..tik.. bunyi detak jarum jam selalu membuat ku merasa tenang. Entahlah. Ini seperti nada nada terindah yang mampu membangkitkan mood ku kembali.
****
“ Jika aku adalah
bagian dari sinar suryamu. Tolong jangan biarkan aku menjauh dari mu” – dari Ai
untuk Ara. Aku menuliskan kalimat itu pada bloknote ku,dan kembali menutupnya,
menyimpan rapat rapat setiap hal yang ku tulis. Berharap. Apa yang aku tulis
Ara juga bisa merasakan semuanya dengan baik. Tapi sayang, itu mustahil
terjadi. Aku dan Ara saat ini hanya akan menjadi mimpi belaka,sekaligus
serpihan masa lalu. Kami menjauh dari segala hal yang berhubungan satu sama
lain. Lebih tepatnya melarikan diri,dan mencoba menjadi pengecut satu sama
lain. Sejujurnya aku lelah menjadi sosok seperti ini. Tapi Ara? Entahlah. Dia
seperti tak pernah merasakan lelah dan rasa sesak yang ku rasakan setiap kali
kami bertindak bodoh seperti ini.
Aku kembali membolak
balik setiap halaman novel yang sedang ku baca saat ini. berusaha menuangkan
seluruh perhatian ku pada novel ini. Sialnya. Pikiran ku justru kabur,
memikirkan segala hal yang (lagi-lagi) berhubungan dengan Ara. “ Berhenti! Ku
bilang berhenti” aku memaki diriku sendiri untuk berhenti memikirkan
tentangnya. Tuhan jangan buat ku rapuh karenanya. Rasa sesak ku sudah cukup
parah, ketika aku harus bertindak bodoh tersenyum rapuh di depannya.
“ kamu berhasil membuat
ku jatuh dalam permainan dan ekspetasi mu. Dan tolong. Jangan buat ku kembali
jatuh padamu” – dari Ai untuk Ara. Ara hebat. Dia berhasil membuat ku jatuh
hati padanya. Berhasil membuat ku tak pernah mau beranjak dari rasa sakit ku.
Dan berhasil membuat goresan tajam pada relung hatiku. Ini pertemuan pertama
kami (kembali) setelah kami berusaha melarikan diri dari segala hal yang
berhubungan antara Aku dan Ara satu satu sama lain.
“ Ai, kita sudah sama sama dewasa. Bukankah kamu
lelah harus selalu bersikap menghindar seperti ini? jujur aku lelah” kata Ara
yang sambil mengusap kepala ku dengan lembut. Brengsek. Perasaan apa yang
mengalir dalam aliran darah ku saat ini. aku tak mungkin jatuh cinta padanya
kembali.
“ menghindar? Bukankah
kamu. yang memintaku untuk menjauhi mu? Ara. Aku juga sama seperti mu. Sama lelahnya. Dadaku sakit, ketika
melihatmu mengabaikan ku” kataku dengan lirih.
“ Ai. jangan menangis.
Perempuan kuat seperti mu tak pantas menangisi pria seperti ku. Aku mencintai
mu Ai. Entah kapan, Aku akan menemui mu di Inggris. Selamat juga untuk mu yang
berhasil melanjutkan study mu disana”
*****
“ Jika aku hanya
sebagai debu dari masa lalu mu. Biarkan aku pergi. Dan bernafas dengan lega” –
dari Ai untuk Ara. Kepalaku sakit. ada sesuatu yang mengganjal dalam isi
kepalaku, rasanya seperti beban. Tunggu. aku ingat apa yang menjadi beban ku
“Ara berjanji menemui ku di Inggris?” yaTuhan jebakan apalagi yang dibuat
olehnya untuk membuat ku jatuh hati
padanya. Aku memiliki banyak alasan kenapa aku harus pergi ke Inggris.
Pertama, aku selalu suka bunyi detak jarum jam dan lonceng, rasanya aku ingin
mengunjungi The clock Tower atau yang lebih dikenal dengan Big Ben. Kedua , aku
ingin mengunjungi London Eye,salah satu simbol yang merupakan modernitas Britania
Raya. Aku ingin berada pada puncak tertinggi London Eye di ketinggian 135
meter. Siapa tau Tuhan akan mempertemukan ku dan Ara di puncak tertinggi London
Eye. Karena dari atas sana aku akan bisa melihat pemandangan indah keseluruhan
kota Inggris sejauh 40kilometer bersama dia yang ku cinta. Ara.
******
ini salah satu cerita fiksi yang gue bikin buat blog contest #InggrisGratis ala https://twitter.com/MisterPotato_ID
Senin, 07 April 2014
INTUISI
kali ini gue mau ngebahas tentang Intuisi atau lebih di kenal dengan indera ke enam. tenang, hal yang gue bahas kali ini adalah Indera ke enam. bukan indera gunawan,bukan rifqi indera putra,atau indera peraba. Bukan!
pada dasarnya manusia memiliki kelima indera yang dapat berfungsi untuk merasakan kenikmatan dunia. tetapi ada satu indera yang disebut dengan intuisi . dimana indera ke enam ini adalah kemampuan merasakan dunia halus atau kemampuan merasakan hal hal yang tak kasat mata. lebih tepatnya cerita kali ini adalah curahatan hati gue. sebagian orang berpendapat bahwa hanya orang orang tertentu yang bisa merasakan kehadiran hal hal yang tak kasat mata, ataupun makhluk halus. (ga ngerti yang halus bagian mananya.) bahkan pada beberapa artikel sempat dijelaskan bahwa seorang perempuan memiliki indera ke enam lebih kuat dibandingkan pria. mengapa? karena Kemampuan persepsi ekstrasensori (ESP) muncul lebih alami pada perempuan
dan perempuan lebih mungkin untuk menjadi intuitif daripada pria. Salah
satu alasan utama untuk ini adalah bahwa pria lebih berorientasi
intelektual dan cenderung lebih ke sisi rasional. (berat banget kan bahasa gue) . seperti yang gue bilang di awal. jika hanya orang orang tertentu saja yang diberi kemampuan untuk bisa melihat hal hal yang tak kasat mata, berarti gue termasuk kedalam orang orang tertentu tersebut. anggap aja beruntung.
jaman jaman smp. gue termasuk seorang murid yang agak gak bisa diem, entah emang karena bokong gue bisulan atau gimana. ga ngerti deh. bahasa inggris adalah salah satu pelajaran favorit gue. jadi wajar. ketika gue dapet tempat duduk paling depan pojok kiri gue lebih serius memerhatikan pelajaran dibandingkan sosok yang beberapa kali sempat muncul. awalnya cuman sekedar bayangan aja. gue sendiri masih bersikap biasa aja sama sosok yang sering muncul. karena menurut gue selama mereka ga mengganggu gue,its ok. seminggu kemudian. sosoknya makin sering muncul nampakin diri,dan alhasil. gue sempet pingsan. singkat cerita.dan ini tragedi yang ke dua. gue sempet nginep di gunung salak bogor. dan... bisa ditebak. abis selesai sholat isya, ada sosok lain lagi yang nampakin dirinya. dalam hati gue banyakin baca ayat kursi,setidaknya jangan sampai pikiran gue kosong. malam ke dua di gunung salak. gakuat. badan rasanya makin lemes. entah kenapa sebabnya juga gatau. yang jelas selama dua hari di gunung salak beberapa kali makhluk makhluk astral sempat menampakkan kehadiran mereka secara terang terangan. alhasil ayah sama ibu gue dateng ke bogor buat jemput sang anak tercinta,yaitu gue.sampai disana? nyokap cuman cerita ke gue, kalo dia sempet nanya arah jalan ke seorang tukang ojek dan diantarlah orangtua gue ke tempat perkemahan gue. di kaca spion mobil nyokap masih ngeliat tukang ojek itu masih ada, pas turun dari mobil mau ngucapin terimakasih. tukang ojeknya udah ga ada.
alhamdulillah. kelebihan ini patut gue syukuri. meskipun kemampuan indera ke enam gue cuman mampu melihat bayang bayang atau citra makhluk halus dan mendengar seseorang bersuara jelas walaupun seseorang tersebut berada jauh dari tempat gue. dan ini masih sering terjadi sampai saat ini. yang terpenting jangan sampai lupa sama yang Yang Maha Esa. bahwa kita memang diciptakan dari segala hal yang berbeda. Termasuk sosok Makhluk Astral.
sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Indera_keenam
http://www.spiritualresearchfoundation.org/indonesian/indra-keenam-intuisi
pada dasarnya manusia memiliki kelima indera yang dapat berfungsi untuk merasakan kenikmatan dunia. tetapi ada satu indera yang disebut dengan intuisi . dimana indera ke enam ini adalah kemampuan merasakan dunia halus atau kemampuan merasakan hal hal yang tak kasat mata. lebih tepatnya cerita kali ini adalah curahatan hati gue. sebagian orang berpendapat bahwa hanya orang orang tertentu yang bisa merasakan kehadiran hal hal yang tak kasat mata, ataupun makhluk halus. (
jaman jaman smp. gue termasuk seorang murid yang agak gak bisa diem, entah emang karena bokong gue bisulan atau gimana. ga ngerti deh. bahasa inggris adalah salah satu pelajaran favorit gue. jadi wajar. ketika gue dapet tempat duduk paling depan pojok kiri gue lebih serius memerhatikan pelajaran dibandingkan sosok yang beberapa kali sempat muncul. awalnya cuman sekedar bayangan aja. gue sendiri masih bersikap biasa aja sama sosok yang sering muncul. karena menurut gue selama mereka ga mengganggu gue,its ok. seminggu kemudian. sosoknya makin sering muncul nampakin diri,dan alhasil. gue sempet pingsan. singkat cerita.dan ini tragedi yang ke dua. gue sempet nginep di gunung salak bogor. dan... bisa ditebak. abis selesai sholat isya, ada sosok lain lagi yang nampakin dirinya. dalam hati gue banyakin baca ayat kursi,setidaknya jangan sampai pikiran gue kosong. malam ke dua di gunung salak. gakuat. badan rasanya makin lemes. entah kenapa sebabnya juga gatau. yang jelas selama dua hari di gunung salak beberapa kali makhluk makhluk astral sempat menampakkan kehadiran mereka secara terang terangan. alhasil ayah sama ibu gue dateng ke bogor buat jemput sang anak tercinta,yaitu gue.sampai disana? nyokap cuman cerita ke gue, kalo dia sempet nanya arah jalan ke seorang tukang ojek dan diantarlah orangtua gue ke tempat perkemahan gue. di kaca spion mobil nyokap masih ngeliat tukang ojek itu masih ada, pas turun dari mobil mau ngucapin terimakasih. tukang ojeknya udah ga ada.
alhamdulillah. kelebihan ini patut gue syukuri. meskipun kemampuan indera ke enam gue cuman mampu melihat bayang bayang atau citra makhluk halus dan mendengar seseorang bersuara jelas walaupun seseorang tersebut berada jauh dari tempat gue. dan ini masih sering terjadi sampai saat ini. yang terpenting jangan sampai lupa sama yang Yang Maha Esa. bahwa kita memang diciptakan dari segala hal yang berbeda. Termasuk sosok Makhluk Astral.
sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Indera_keenam
http://www.spiritualresearchfoundation.org/indonesian/indra-keenam-intuisi
Selasa, 01 April 2014
Rahasia dari Sebuah Teluk Bajak Laut
Rahasia
Dari Sebuah Teluk Bajak Laut!
Aku
mengutip salah satu tulisan dari sebuah novel ternama “ Kau bisa meninggalkan
masa lalu, berlari jauh darinya. Atau, kau bisa memasukkan masa lalu mu ke
dalam kotak besi baja, menguncinya, membuang kotak itu ke palung laut terdalam
,dan melontarkan kuncinya ke belahan dunia lain. Tetapi, bisa apa kau pada masa
lalu yang mengalir di pembuluh darah mu?” –Ariy
Aku
memandang pencakar langit yang begitu tinggi, terik matahari mengenai wajah ku
yang mengadahkan tepat kearah langit.
Aku
sengaja mengambil waktu berlibur yang cukup lama, aku butuh untuk menenangkan
pikiran dan hati ku. Tumpukan persoalan masalah membuat otak ku begitu penat.
Kalau saja,aku tidak mengambil keputusan untuk berlibur, mungkin aku bisa gila.
memikirkan berbagai hal yang menumpuk
dan berdesakkan pada isi kepala ku.
“Bunuh aku bunuh” rasanya aku ingin meneriakan kalimat itu. Bali. Ini salah
satu tempat tujuan untuk liburan ku kali
ini. Perkenalkan, nama ku Nessa. Nessandra Kavanza. aku bukan gadis seperti pada umumnya. Aku adalah seorang gadis
tuna rungu. Itu sebabnya aku mencoba
berlari jauh menghindari segala sesuatu . Semoga saja, Bali. bisa menjadi
tempat bersahabat untuk ku. Aku tiba di Bali sejak dua hari yang lalu. Kali
ini, tujuan utama ku adalah. Menghabiskan waktu ku di Pirates Bay The Bay Bali.
Mungkin aku memang tuna rungu, tak bisa mendengar segala sesuatu dengan baik.
Mungkin aku memang tuna rungu, selalu mengandalkan alat pendengar untuk
mendengarkan segala sesuatu yang terjadi. Tapi, percayalah. Aku masih bisa
mendengarkan debur ombak yang ku lihat dari atas sini
Dari atas sini. Aku seperti
mendengar suara alam.Tentang angin yang bertiup sangat kencang, Tentang ranting
yang jatuh dari atas pohon, dan ini yang paling ku sukai. Suara yang dihasilkan
dari anak tangga yang menggantung pada rumah pohon tempat ku berada saat ini.
Entahlah. Jika ada seseorang yang melihat ku saat ini dari atas pohon
sedang berbicara sendiri, mungkin mereka
akan menganggap ku gila. Bagaimana bisa, seorang perempuan seperti ku sedang
tertawa lepas dan berbicara sendirian pada beberapa ranting pohon dan daun yang
ku pegang.
Aku menikmati tiap tarikan nafas
yang ku lakukan saat ini. Aku cukup berbicara sendiri untuk memahami alam dan diriku
sendiri. Dan disini. Di The Pirates Bay . aku menikmati hal yang terjadi pada
hidupku.
“
hai. Bagaimana rasanya jika dirimu seperti ku?” kataku yang berbicara pada daun
yang ku pegang, sembari duduk pada bantalan berwarna oranye tersebut.
Andai
saja sebuah daun bisa berbicara. Mungkin daun tersebut akan menjawab
“
Menyenangkan”
“
apa maksud mu?” kataku menjawab pernyataan sebuah daun tersebut.
“
iya menyenangkan. Lihatlah. Bali adalah dunia mu. Kau sendiri yang memilih The
bay Bali Nusa Dua untuk kau jadikan tujuan liburan mu. , The pirates Bay, hong
xing resto. Biar ku jelaskan satu persatu agar kau mengerti Nessa. Di The
Pirates Bay. Lihatlah betapa indah nya tempat ini
Lokasi keindahan yang terletak
strategis dengan sebuah perahu besar, kau seperti sedang berada dalam dunia
dongengnya para pirates. Sadarlah, bahwa kau menemui jati dirimu yang
sesungguhnya. Kau bisa menikmati segala yang terjadi di perahu besar tersebut.
Kau bisa menikmati debur ombak dan biru laut di the pirates melalalui rumah
pohonnya. Dan di hong xing resto kau bisa menikmati tiap makanan yang tersaji
di hadapan mu. Para pelayan di hong xing resto. Keramah tamahan mereka membuat
mu tak pernah merasa di beda bedakan meski kau adalah seorang tuna rungu. lihat
mereka meletakkan makanan yang kau pesan yaitu squid dengan baik sembari
tersenyum kepadamu”
Lewat beberapa upacara adat seperti odalan di bebek
bengil,The Bay Bali. Ada sesuatu yang seolah kembali mengingatkan ku akan
betapa kayanya Bali
Dan
untuk Kalian.
Terimakasih
untuk kalian yang selalu berusaha membuat ku terjatuh, sampai akhirnya aku
menemukan kebahagiaan ku sendiri. Terimakasih telah membuat ku menjadi sosok
yang kuat, lewat setiap olokan yang kalian berikan padaku. Kalian hanya akan
menjadi masa lalu bagiku, yang tak lama akan ku buang memorinya jauh jauh dari
ingatan ku,agar aku tak bisa lagi mengingatnya.
Dan saat ini. Aku melanjutkan hidup ku sebagai seorang penulis novel,
menetap di Bali untuk beberapa tahun kedepan. Terimakasih untuk The Bay Bali
Nusa Dua, telah membuat ku jatuh cinta
pada The Pirates Bay, telah membuat ku menemukan sisi kebahagiaan diriku yang
sesungguhnya. Sungguh aku menikmati tiap tempat di The Bay Bali,Nusa Dua.
dan
terakhir. Ini untuk sang pencipta.
Aku mengirimkan sebuah surat lewat sebuah pesawat kertas. Entah hal konyol apa
yang ada dalam benak ku, sampai aku terpikir “semoga surat ini sampai kepada
mu,lewat angin yang bertiup kencang”. Terimakasih untuk sebuah ke agungan yang
kau ciptakan pada alam tempat ku berpijak saat ini. Dan terimakasih untuk
sebuah kesempurnaan hidup yang kau berikan kepada ku,terutama akal. Aku belajar
menghargai setiap hal yang kau ciptakan untuk dapat dijaga. Dan sekali lagi,aku
telah jatuh cinta pada The Bay Bali Nusa Dua,dan The Pirates Bay.
-Nesandra
Kavanza
Blog post ini dibuat dalam rangka mengikuti Proyek Menulis Letters of
Happiness: Share your happiness with The Bay Bali & Get discovered! (dengan
tulisan The Bay Bali yang di link ke website: www.thebaybali.com)
Langganan:
Postingan (Atom)







