Jumat, 19 September 2014

jakarta. 11.57

aku menyelipkan cerita tentang "Mu" melalui jari jemari ku.


Jakarta. 11.57

hai. apa kabar? semoga basa basi ini bisa mengantarkan ku menemui keberadaan mu saat ini. hampir bertahun tahun aku melewatkan sesuatu yang jauh lebih baik tanpa mu. tak pernah sedikit pun aku berusaha menyelipkan nama mu dalam doa ku. bahkan  tak pernah terbesit dalam kepala ku, bahwa rindu ini akan berubah menjadi LIAR. liar dalam makna yang sebenarnya. kepala ku sakit. dihajar oleh ribuan protes yang menyuarakan tentang sebuah rasa yang tak pernah mampu untuk ku jelaskan dengan baik.

satu kutipan sebuah kalimat yang paling ku sukai dari seorang travel writer " give me a space to breathe. I wanna be me with me without you.”-aMrazing . ada perasaan lega yang mengaliri tubuh ku ketika untuk ribuan kalinya kalimat ini menjadi pemberontak pada isi kepala ku. percayalah. bahwa rindu "liar" yang ku rasakan selama ini hanya didasari pada rasa penasaran ku. untung saja,ribuan kalimat pemberontak mengingatkan ku untuk tidak melanjutkan hal tersebut. aku lega. lega karena aku masih menyelipkan sejuta cerita tentang mu melalui jari jemari ku, yang suatu saat akan aku tuliskan. lalu memasukkan tulisan tersebut kedalam sebuah kotak. menguncinya rapat rapat, dan membuangnya ke palung laut terdalam.

ohiya dan satu lagi. semoga Tuhan selalu menjaga mu dalam keadaan baik.


- Nessa

1 komentar:

Pikar mengatakan...

Aamiin